Sabtu, 06 Mei 2017

BUPATI TASIKMALAYA BERSAMA KETUA MPR RI HADIRI MILAD PONPES CINTAWANA DAN SOSIALISASI EMPAT PILAR MPR RI

SURAT KABAR "DiNAMIKA REVIEW",KABUPATEN TASIKMALAYA Bupati Tasikmalaya, H.Uu Ruzhanul Ulum bersama anggota DPRD Kab. Tasikmalaya, Anggota DPRD Kab. Ciamis, Anggota DPRD Kab. kuningan, Anggota DPRD Kab. Sukabumi, dan unsur terkait turut hadir dalam menyambut Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E, M.M,. beserta para anggota DPR RI. Kunjungan tersebut dalam rangka menghadiri acara Milad Seratus Tahun Pondok Pesantren Cintawana Tasikmalaya dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yakni: 1). Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara, 2). Undang-undang Dasar Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, 3). Ketetapan MPR/ NKRI sebagai bentuk Negara, 4). Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan Negara, Senin (10/4). Kunjungan ketua MPR RI Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E, M.M disambut Bupati Tasikmalaya karena selama ini Bupati menilai keberpihakan Pemerintah Pusat terhadap pondok pesantren dan sekolah-sekolah berbasis islam masih sangat minim. Kepedulian Pemerintah Pusat terhadap Pondok Pesantren sangat diperlukan, terutama bagi Pondok Pesantren yang tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar formal, hal ini untuk membantu kesejahteraannya. “Perhatian Pemerintah Pusat terhadap Pondok Pesantren (Ponpes) terbilang masih minim. Sebagai bukti, belum ada anggaran khusus yang dialokasikan bagi kesejahteraan ponpes mudah-mudahan dengan kedatangan Ketua MPR ke sini ada dalam memori beliau dalam pembahasan anggaran dan ada kode rekening di APBN untuk Pondok Pesantren”, ujar Bupat Menurut Ketua MPR, ada perlakuan yang berbeda terhadap sekolah islam, guru-guru agama, pondok pesantren dan sekolah umum termasuk dari segi gaji pendapatannya sehingga perlu adanya perhatian dari Pemerintah. “Pondok Pesantren dan sekolah yang berbasis agama islam memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga pemerintah akan berupaya memperjuangkan mewujudkan kesetaraan antara sekolah yang berbasis agama dengan sekolah umum melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)”, tegas Ketua MPR. yuli (kabiro kab.tasikmalaya)/iwan riswanto/agus wijaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar