Bupati Tasikmalaya H. Uu Ruzhanul Ulum
bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten
Tasikmalaya ke- 384 yang dilaksanakan di lapangan upacara Kab. Tasikmalaya, hari Selasa (26/7/2016).
Upacara
yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati
Tasikmalaya, Ketua DPRD Kab. Tasikmalaya, Sekretaris Daerah Kab. Tasikmalaya,
Unsur Muspida Kab. Tasikmalaya, para Kepala SKPD di lingkup Pemerintah
Kabupaten Tasikmalaya, para Camat se-Kabupaten Tasikmalaya, Ketua Tim Penggerak
PKK dan Dharma Wanita Persatuan serta Organisasi Wanita Tingkat Kab.
Tasikmalaya, para Kepala Desa se-Kabupaten Tasikmalaya, Ormas, tokoh agama,
tokoh masyarakat serta unsur terkait lainnya.
Dalam
sambutannya Bupati mengatakan, pada hari ini kita kembali berkumpul dalam
rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya Ke 384 Tahun 2016, yang
titik tolak penentuan tanggal, bulan dan tahunnya di latar belakangi oleh
bukti-bukti peninggalan sejarah yang telah di temukan dan dikumpulkan oleh tim
peneliti dan ditetapkan melalui peraturan daerah nomor 1 tahun 2015 tentang
Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya. Dalam kaitan renungan kita memperingati Hari
Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke 384 tahun 2016, alangkah baiknya kita mencoba
belajar kepada bangsa-bangsa yang besar di dunia atau daerah lain yang telah
mampu menunjukan kepribadian bangsa atau daerahnya serta secara mampu bertahap
mewujudkan kesejahteraan, kenyamanan dan keadilan bagi masyarakatnya.
Lebih lanjut
Bupati mengatakan, kebesaran suatu bangsa salah satunya bisa dilihat pada
bagaimana sikap mereka menghargai jerih payah dan perjuangan yang dilakukan
para pendahulu mereka, penghargaan itu kemudian di implementasikan dalam bentuk
tindakan-tindakan positif dan konstruktif demi kemaslahatan seluruh masyarakat,
oleh karena itu seiring dengan bertambahnya usia, kita diharapkan akan semakin
dewasa dan berkembang serta mampu kompetitif dengan Kabupaten/Kota yang lain di
daerah Jawa Barat. Momen hari jadi harus senantiasa mengingatkan kita untuk
menjalankan fungsi pemerintahan secara efektif agar kepemimpinan kita sebagai
pengayom masyarakat menjadi amal soleh dan di catat oleh generasi yang akan
dating. Hal ini akan terwujud apabila semua komponen dan elemen masyarakat
mampu mewujudkan satu komitmen kuat untuk terus membangun kearah yang lebih
baik dan dinamis disertai doa kehadirat Alloh SWT akan bimbingan dan
pertolongan-Nya.
Khusus moment
pagi ini, imbuh Bupati, saya tujukan kepada segenap jajaran pemerintah
Kabupaten Tasikmalaya, di tingkat kabupaten sampai tingkat terendah di desa,
bahwa untuk bergerak begitu cepat seiring dengan perkembangan dinamika zaman,
oleh karena itu mari kita bahu membahu bergandengan tangan untuk senantiasa
meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, saudara-saudara adalah lokomotif
yang menggerakan sumber daya birokrasi untuk mencapai visi sebagai komitmen
bersama, langkah yang harus kita lakukan bersama untuk mencapai hal tersebut adalah
terus menerus melakukan share of vision penularan visi sebelum misi di gerakkan maka
pemberangkatan awal kita adalah pemahaman yang komprehensif terhadap visi di
maksud.
Diakhir
sambutannya Bupati menganalogikan, kita berpemerintahan seperti proses medis,
maka pemerintahan yang kuat dan sehat adalah sistem kekebalan tubuh yang kuat,
di tengah situasi yang sensitif, tuntutan profesionalisme yang semakin tinggi,
perkembangan masyarakat yang semakin kompleks, kita semua harus mampu melawan
virus, baik dari dalam pemerintahan itu sendiri maupun dari luar. Ini penting bagi kita, karena dengan
kemampuan saudara-saudara untuk merangkul semua potensi kekuatan, akan menjadi
konstruktif terutama untuk mensejahterakan masyarakat kita, sebab di akui
ataupun tidak, sedikit saja perilaku kita sebagai elit pemerintahan dan elit
masyarakat melenceng dari koridor kepentingan masyarakat, maka sangatlah mudah
bagi masyarakat untuk mencabut mandatnya kembali dari kita dengan jalan damai
atau pun dengan kekuatannya. Akhirnya semoga Allah SWT menjadikan negara dan
daerah kita sebagai daerah yang aman, nyaman, sejahtera dan sentosa yang selalu
di naungi, di bimbing dan mendapat pertolongan dari-Nya, amin yaa robbal
‘alamin.
Usai
upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya, dilanjutkan dengan Sidang Paripurna
Istimewa DPRD di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Rapat
Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Tasikmalaya dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD
Kab. Tasikmalaya, Hj. Titin Sugiantini SH., dengan agenda pembacaan sejarah
Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris
Daerah Kab. Tasikmalaya, dilanjutkan oleh Sambutan Ketua DPRD Kab. Tasikmalaya
dan Kepala Badan Koordinasi Perencanaan
dan Pembangunan wilayah IV Jawa Barat serta diakhiri oleh sambutan
Bupati Tasikmalaya.
“Penget
soerat piagem saking ingsoen soeltan Mataram kagadoeh dening ki wadana tanah
soekapoera, kang setja maring insoen, lahiring soerat piagem ki wadana soen
perdikaken sarta wewengkone mandala, Tjiptanaha, bodjongeureun, ikoe kawerat
dening ki wadana, ikoe adja ana kang anisikoedi sakarepe, angoelon wates banten
ngalor ing tjirebon, pitoeng padjenengan adja temoe maring ingsoen ana dene
tingkahe ki wadana miloe anglakoni gawe loeroeg maring oekoer, ikoe soen sedahi
priangan kalih welas, sarta soen djenengan mantri, ana dene patoet ki wadana
ikoe kakange Wirawangsa, kang djeneng toemenggoeng Wiradadaha, nata priangan
wadana kalih welas. Titi ing soerat piagem, kala anoerat dina senen tanggal
ping sanga sasih moeharam taoen djim achier (Holle, 1869:343-344)”, ungkap
Asisten Pemerintahan
yuli (kabiro kabupaten tasikmalaya) surat kabar dinamika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar